City Planning
12 Sep 2024
•Muhammad Raihan Nur Radilla
Penerapan Network Analysis Terhadap Keterjangkauan Fasilitas Puskesmas di Kota Malang
Penelitian ini membahas tentang pentingnya fasilitas kesehatan, khususnya Puskesmas, dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup penduduk dengan pertimbangan aspek pelayanan dan aksesibilitas. Fasilitas kesehatan tingkat pertama, Puskesmas menjadi pilihan utama masyarakat karena biayapemeriksaan yang terjangkau dan lokasi yang mudah dijangkau, sesuai dengan standar jangkauan pelayanan sejauh 3.000 meter. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keterjangkauan masyarakat di Kota Malang terkait fasilitas kesehatan tingkat pertama, Puskesmas. Metode: penelitian ini, menggunakan metode Network Analisis yaitu dengan menggabungkan antara metode pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Pendekatan kuantitatif digunakan untuk menghitung waktu tempuh antara fasilitas kesehatan dengan permukiman, sedangkan kualitatif digunakan untuk mendeskripsikan hasil dari metode yang diterapkan. Hasil: 81% area di Kota Malang telah memiliki jangkauan < 3.000meter dan waktu tempuh <60 menit dari Puskesmas eksisting. Kesimpulan: Dengan adanya penelitian ini dapat memberikan pandangan tentang bagaimana mengoptimalkan pelayanan Puskesmas eksisting, serta memberikan arahan lokasi penyediaan fasilitas kesehatan serupa pada area yang belum terjangkau.
15 min read
•4635 view
1 Projects
Social
12 Sep 2024
•HIMA SAIG UPI
Menembus Kobaran Api : Peta Jalur Pengungsian Rakyat Bandung pada Peristiwa Bandung Lautan Api
Menembus Kobaran Api : Peta Jalur Pengungsian Rakyat Bandung pada Peristiwa Bandung Lautan Api
11 min read
•8928 view
1 Projects
Climate & Disaster
04 Sep 2024
•Desviana Dwi Haryani Freelance MAPID
Studi Kelayakan Dan Rekomendasi Penempatan Lokasi Shelter Untuk Evakuasi Bencana Tsunami Sebagai Upaya Mitigasi Berkelanjutan Di Kabupaten Pandeglang
Studi Kelayakan Dan Rekomendasi Penempatan Lokasi Shelter Untuk Evakuasi Bencana Tsunami Sebagai Upaya Mitigasi Berkelanjutan Di Kabupaten Pandeglang
18 min read
•6886 view
1 Projects
Energy
03 Sep 2024
•
ANALISIS SPASIAL MULTI CRITERIA PENEMPATAN LOKASI OPTIMAL PLTB DENGAN METODE AHP DAN TOPSIS STUDI KASUS PROVINSI PAPUA TENGAH BAGIAN PESISIR LAUT ARAFURA
Analisis Spasial Multi Kriteria Penempatan Lokasi Optimal PLTB Dengan Metode AHP DAN TOPSIS Studi Kasus Pesisir Provinsi Papua Tengah Pesisir Laut Arafura (Kabupaten Mimika)
18 min read
•2437 view
2 Data
Social
03 Sep 2024
•MAPID
[GEODATA] Point of Interest (POI): Update Terkini!
Publikasi ini berisi data Point of Interest (POI) yang dikeluarkan oleh MAPID untuk memudahkan Anda dalam mengenali potensi bisnis Anda.
12 min read
•5717 view
Marine & Hydrology
31 Aug 2024
•
PEMETAAN DAN ANALISIS ANOMALI KLOROFIL-A UNTUK IDENTIFIKASI HARMFUL ALGAL BLOOM DI PERAIRAN KARIMUNJAWA
Alga adalah produsen primer dalam ekosistem perairan yang ketersediaannya dipengaruhi oleh perubahan sifat fisik, kimia, dan biologi lingkungannya. Keberadaan alga dalam ekosistem akuatik dapat dijadikan parameter dalam analisis kualitas lingkungan perairan. Harmful Algal Bloom (HAB) adalah fenomena peningkatan populasi alga di perairan yang bisa merusak ekosistem dan mengganggu kehidupan akuatik, termasuk biota laut dan manusia di wilayah pesisir. Perairan Karimunjawa, yang sebelumnya tidak pernah mengalami harmful algal bloom, kini menghadapi masalah ini. Pemilihan lokasi di Perairan Karimunjawa didasarkan pada meningkatnya pencemaran dari limbah tambak udang yang dibuang sembarangan tanpa penyaringan ke laut, yang diyakini menjadi penyebab utama HAB. Penelitian ini bertujuan memetakan serta mengidentifikasi dan menganalisis sebaran konsentrasi klorofil-a di Perairan Karimunjawa untuk mendeteksi anomali HAB dan memahami dampaknya terhadap ekosistem laut serta ekonomi masyarakat setempat. Metode penelitian menggunakan analisis data berbasis Jupyter Notebook dengan pustaka seperti xarray untuk mengelola data netCDF, matplotlib untuk visualisasi, dan cartopy untuk proyeksi geospasial, yang kemudian akan dihubungkan dengan website Geo MAPID. Hasil dari pengolahan data ini berupa peta konsentrasi klorofil-a harian selama HAB terjadi, peta wilayah terjadinya HAB, peta konsentrasi rata-rata klorofil-a pada tanggal yang sama dari data 5 tahun terakhir, dan peta anomali konsentrasi klorofil-a saat HAB terjadi.
19 min read
•3492 view
1 Projects
Climate & Disaster
29 Aug 2024
•Safira Ardelia Oktaviani
Tren dan Prediksi Konsentrasi Kolom Total Polutan NO2 dan CO: Acuan Menghadapi Tantangan Perubahan Iklim Kota Surakarta
Prediksi Konsentrasi Kolom Total Polutan
14 min read
•2305 view
1 Projects
Transportation
29 Aug 2024
•Khairul anam
Analisis Efisiensi Rute Bus Rapid Transit Kota Semarang dengan Metode Entropy Index dan Centrality Analysis untuk Transportasi Berkelanjutan
analisis transportasi berkelanjutan
27 min read
•4667 view
1 Projects
Research
28 Aug 2024
•HIMA SAIG UPI
[SaIG] Analisis Pola Sebaran Titik Gerai Mixue Di Kota Bandung Dan Korelasi Tingkat Mobilitas Jalan Menggunakan Nilai Betweeness Dengan Metode Space Syntax
14 min read
•4300 view
3 Data
Climate & Disaster
28 Aug 2024
•HIMA SAIG UPI
Analisis Risiko dan Rencana Kontingensi Erupsi Gunung Gamalama di Pulau Ternate Tahun 2024
Analisis Risiko dan Rencana Kontingensi Erupsi Gunung Gamalama di Pulau Ternate Tahun 2024
24 min read
•3399 view
1 Projects
Agriculture
28 Aug 2024
•Daffa Dhimas Raditya
Pemanfaatan Network Analysis Untuk Mengidentifikasi Food Desert Dan Mengembangkan Strategi Keberlanjutan Pangan Di Provinsi DKI Jakarta
Ketidaksetaraan akses terhadap makanan segar dan sehat di perkotaan merupakan masalah yang signifikan dan berdampak negatif pada kesehatan dan kualitas hidup masyarakat. Daerah-daerah yang kekurangan akses ini dikenal sebagai food desert. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memetakan food desert di Provinsi DKI Jakarta menggunakan teknologi network analysis. Teknologi ini menggunakan algoritma isochrone yang menghasilkan area layanan/keterjangkauan untuk beberapa lokasi dan rentang waktu/jarak dari minimarket, supermarket, dan hypermarket. Selain itu, penelitian ini juga mengusulkan strategi keberlanjutan pangan yang dapat mengatasi masalah ini. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat beberapa wilayah di Provinsi DKI Jakarta yang tergolong sebagai food desert dengan keterbatasan akses yang signifikan terhadap makanan sehat. Berdasarkan temuan ini, penelitian ini mengusulkan berbagai strategi keberlanjutan pangan, termasuk pengembangan pasar petani, kebun komunitas, dan inisiatif urban farming di daerah-daerah food desert. Pendekatan analisis spasial yang digunakan dalam penelitian ini memberikan wawasan yang berharga tentang distribusi ketidaksetaraan akses pangan di perkotaan dan menawarkan solusi berbasis data yang holistik dan berkelanjutan. Dengan demikian, penelitian ini mendukung SDGs nomor 2: Zero Hunger yakni berkontribusi pada peningkatan kesehatan masyarakat dan kualitas hidup di Provinsi DKI Jakarta serta mendukung pencapaian tujuan keberlanjutan global.
31 min read
•3094 view
1 Projects
Real Estate
26 Aug 2024
•MAPID
[GEODATA] Harga Properti di Indonesia
properti di indonesia
11 min read
•12722 view
City Planning
25 Aug 2024
•
Pemetaan Aksesibilitas Ruang Publik di Kota Bandung
Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran secara spasial mengenai aksesibilitas ruang publik terhadap permukiman di Kota Bandung terutama bagi pejalan kaki dan pengguna transportasi umum.
15 min read
•5322 view
1 Projects
Energy
25 Aug 2024
•Yolanda Stevany Nababan
Potensi Geotermal di Kabupaten Kutai Kartanegara: Rekomendasi Lokasi PLTP untuk Penerapan Energi Hijau di Ibu Kota Nusantara
Halo Sobat MAPID! Indonesia, dengan potensi geotermal sebesar 11.073 MW dan cadangan 17.506 MW, memiliki peluang besar untuk mengembangkan energi geotermal yang tersebar di 331 titik, termasuk di Kabupaten Kutai Kartanegara. Penelitian ini menggunakan citra Landsat 8 dan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dalam Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk mengidentifikasi potensi geotermal dan merekomendasikan lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) di Kabupaten Kutai Kartanegara. Rekomendasi potensi lokasi Energi Baru Terbarukan (EBT) dari sektor energi geotermal ini diharapkan dapat mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama tujuan ke-7 (Energi Bersih dan Terjangkau) dan ke-13 (Penanganan Perubahan Iklim). Selain itu, implementasi PLTP di daerah yang direkomendasikan dapat menjadi bagian penting dalam strategi nasional untuk mencapai target SDGs, mempercepat pembangunan berkelanjutan, dan mendukung keberlanjutan lingkungan di Ibu Kota Nusantara.
35 min read
•4717 view
2 Data
1 Projects
Social
24 Aug 2024
•Safira Ardelia Oktaviani
Analisis Keterjangkauan Fasilitas Pendidikan di Kabupaten Magelang
Publikasi ini menunjukkan bagaimana keterjangkauan fasilitas pendidikan di Kabupaten Magelang didasari adanya data yang dikeluarkan BPS pada tahun 2022 bahwa angka rata-rata lama sekolah hanya mencapai 7,8 tahun.
7 min read
•4375 view
2 Data
Energy
23 Aug 2024
•Elinda Rachmawati
Finding Sustainable Green Energy Through Mapping: Pemetaan Inovatif Kawasan Potensi Bioenergi Di Kota Semarang
Energi merupakan kebutuhan primer mendasar yang memiliki dampak aspek pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan. Kebutuhan dan permintaan energi terus meningkat bersamaan dengan peningkatan jumlah penduduk, berbanding terbalik dengan kenyataan sumber energi yang telah terbatas. Oleh karena itu, diperlukan alternatif substansi sumber energi terbarukan yang berkelanjutan. Advokasi transisi menuju energi terbarukan adalah suatu upaya dalam mencapai tujuan global Energi Bersih dan Terjangkau yang menjadi poin ketujuh dari Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals, disingkat SDGs). Kota Semarang sebagai kota berkembang menjadi objek tepat dalam pemetaan wilayah potensi lokasi yang memiliki stabilitas yang baik sebagai rantai utama bioenergi di Kota Semarang sebagai kota yang memiliki potensi penerapan bioenergi. Metode yang digunakan berupa intergrasi spasial analisis berupa machine learning Multi Criteria Decision Analysis (MCDA) sehingaa mampu teridentifikasi lokasi dengan jumlah hasil panen yang optimal, stabil, dan sesuai untuk penempatan fasilitas biogas.
8 min read
•2502 view
1 Projects