Environment
22 Dec 2024
•Raden Ayu Nasyiah Dinillah Asnawi
Yogyakarta's Waste Management Crisis: A Looming Threat
13 min read
•2387 view
Environment
22 Dec 2024
•Farras Abyan
Pemetaan infiltrasi alami adalah proses analisis spasial untuk menentukan kemampuan suatu wilayah dalam menyerap air hujan ke dalam tanah. Analisis ini menggunakan empat parameter utama: curah hujan, yang menentukan jumlah air yang tersedia untuk infiltrasi; kemiringan lereng, yang memengaruhi tingkat aliran permukaan dan penyerapan air; potensi air tanah, yang menunjukkan kapasitas tanah dalam menyimpan air; dan jenis tanah, yang berpengaruh pada tingkat permeabilitas tanah. Integrasi keempat parameter ini menghasilkan peta yang menggambarkan distribusi potensi infiltrasi, yang berguna untuk perencanaan tata ruang, pengelolaan air tanah, dan mitigasi bencana seperti banjir.
11 min read
•1669 view
1 Projects
Environment
29 Nov 2024
•Novian Adi Saputro
Menganalisis perubahan tutupan lahan dari tahun 2017 - 2023 di Kecamatan Tegalombo Kabupaten Pacitan, dengan Menggunakan bantuan Sistem Informasi Geografis. Penulis ingin menjabarkan bagaimana proses perubahan tutupan lahan yang terjadi.
5 min read
•1329 view
3 Data
Environment
26 Nov 2024
•Syahrastania Qibti Ertono
Artikel tentang analisis area terdampak kebisingan bandar udara di Kota Jakarta Timur menggunakan teknik analisis buffer.
9 min read
•2786 view
1 Data
1 Projects
Environment
25 Sep 2024
•Muhammad Alif Muqorrabin
In 1854, Alfred Russel Wallacea embarked on a epic journey to Malay Archipelago now known commonly as the Insulinda Archipelago. In his journey, he encountered various animals that not many humans knew from the western side. After exploring the major islands, he encountered an "invisible" line with completely different flora and fauna. In this project we try to explain the differences between the two sides and how their biodiversity (species richness and rarity weight richness) compare.
20 min read
•4926 view
1 Projects
Environment
20 Oct 2024
•Meutia Hufyana
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi lokasi potensial penambahan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang aksesibel bagi pejalan kaki di Kota Bandung, seiring dengan meningkatnya urbanisasi yang menyebabkan penurunan kualitas lingkungan hidup. RTH berperan penting dalam menjaga ekosistem dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Mengacu pada peraturan yang mengharuskan minimal 30% dari luas wilayah kota sebagai RTH, penelitian ini menunjukkan bahwa saat ini Kota Bandung baru memenuhi 12,25% dari luas wilayahnya. Metode yang digunakan meliputi analisis Thermal Humidity Index (THI), Normalized Difference Vegetation Index (NDVI), kemiringan lereng, dan jarak dari permukiman, yang dikombinasikan dengan teknik weighted sum overlay dan analisis buffer untuk menentukan lokasi RTH yang optimal. Hasil penelitian mengindikasikan beberapa kecamatan, seperti Gedebage dan Cibiru, sebagai prioritas untuk pengembangan RTH, dengan rekomendasi agar pemerintah memperhatikan pemerataan aksesibilitas RTH. Penelitian ini menegaskan pentingnya RTH dalam merespons tantangan urbanisasi dan pemanasan global, serta merekomendasikan pengembangan ruang terbuka hijau di area yang kurang terjamah.
20 min read
•3469 view
Environment
13 Sep 2024
•Dhea Nanda
Analisis stok karbon berdasarkan berbagai tipe penggunaan lahan di Kabupaten Sleman, seperti hutan, lahan pertanian, dan kawasan terbangun. Penulisan bertujuan untuk mengukur dan membandingkan kapasitas penyimpanan karbon di setiap tipe lahan, serta mengkaji dampak perubahan penggunaan lahan terhadap stok karbon. Dengan latar belakang perubahan lahan yang dinamis akibat urbanisasi dan konversi lahan, publikasi ini memberikan wawasan penting tentang peran penggunaan lahan dalam mitigasi perubahan iklim di tingkat lokal. Hasil kajian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi perencanaan lahan berkelanjutan di Sleman dan mendukung upaya pengurangan emisi karbon secara nasional.
13 min read
•2883 view
1 Projects
Environment
13 Sep 2024
•Kingkin Maharani
"Menjawab Tantangan Lokasi TPA di Pekalongan: SIG sebagai Solusi Berbasis Data" membahas solusi penentuan lokasi TPA di Kota Pekalongan yang menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Artikel ini mengeksplorasi dampak pertumbuhan populasi terhadap volume sampah yang melebihi kapasitas TPA Degayu, serta metode analisis SIG yang membantu menentukan lokasi optimal TPA baru. Melalui pendekatan berbasis data dan lingkungan, hasil overlay peta menunjukkan potensi lokasi yang sesuai, dengan berbagai parameter fisik, sosial, dan ekonomi yang dipertimbangkan untuk keberlanjutan pengelolaan sampah di masa depan.
8 min read
•2584 view
1 Projects
Environment
23 Aug 2024
•Syahrul Ramadhan
Publikasi ini mencoba menganalisis kesesuaian Cagar Alam Leuweung Sancang sebagai habitat kedua untuk badak jawa.
22 min read
•2027 view
2 Data
1 Projects
Environment
25 Jul 2024
•Muhamad Fauzan Fadilah
PEMANFAATAN GEOTAGGING UNTUK MENGANALISIS KETERJANGKAUAN POTENSI TEMPAT PEMBUANGAN SAMPAH (TPS) DENGAN MENGGUNAKAN MULTIPLE RING BUFFER
12 min read
•2214 view
1 Projects
Environment
07 Jun 2024
•Fajar Rizky Ramadhan
Kajian ini mengenai Kesesuaian TPS di wilayah Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat
13 min read
•6042 view
1 Projects
Environment
16 Apr 2024
•MAPID
20 min read
•10915 view
4 Projects
Environment
08 May 2024
•Tubagus Nur Rahmat Putra
Analisis Kesesuaian Lokasi Infrastruktur Biru Hijau sebagai Solusi Berbasis Alam dalam Mitigasi Banjir
50 min read
•5961 view
1 Projects
Environment
30 Nov 2023
•MAPID
16 min read
•9776 view
5 Projects
Environment
30 Aug 2023
•Zhafran
13 min read
•8103 view
1 Projects
Environment
24 Nov 2023
•MAPID
22 min read
•27653 view
2 Projects